Profile

Join date: Nov 4, 2022

About

Rekreasi Kalibiru, Berpose di Atas Awan Yogyakarta


Pada November 2016, saya coba mengontak salah satunya teman dekat waktu kuliah S1 yang kebenaran sedang tempuh pengajaran S2 di Jogja. Saya menghubunginya dan sampaikan kemauan ku tiba ke Jogjakarta. Tidak diduga ia demikian semangat dan menjelaskan, Cepat tiba, saya nantikan kamu di Jogja.


Pengakuan yang saya kira ialah kesepakatan untuk habiskan waktu di Jogja itu juga tidak ku menyia-nyiakan. Aku segera melaju ke Jogja dan di perjalanan, saya coba cari tempat tempat memikat buat habiskan waktu di situ.


Penelusuranku arahkan pada lokasi-lokasi rekreasi alam, satu diantaranya ialah Kalibiru. Sebetulnya apakah itu Kalibiru? Sungai sama air warna biru? Atau lumutnya yang warna biru jadi mempengaruhi air? Pasti bukan! Ini bukanlah kali dalam makna yang sebetulnya atau umum disebutkan sungai. Kalibiru ialah lokasi rekreasi yang tampilkan kemunculan alam dan Tempat Wisata untuk berpose pada ketinggian.


Disamping itu Kalibiru tawarkan view dan wujud tempat photo yang memikat. Untuk sampai di KaliBiru, medannya cukup susah karena berkelok, naik, dan jalan masih di jepit oleh sisa penggalian tambang. Tapi menariknya, di tengah-tengah perjalanan kita akan mendapati danau bikinan yang paling cantik dan ini menjadi satu diantara view menarik bila disaksikan dari Kalibiru.


Perjalanan ke Kalibiru

Perjalanan ke arah Kalibiru lebih kurang memerlukan waktu 1 jam dari kost temanku di jalan Kaliurang. Terpikir kan begitu jauhnya bila dikenang tidak ada kemacetan di Jogja. Kadang-kadang terhalang lampu jalan raya, tapi sedikit. Nilai plusnya ialah jalan yang di lalui benar-benar luas, jadi walau ke arah taman rekreasi, tetap dapat memakai kendaraan besar. Karena jalan disamakan sama ukuran dari truk pengangkut tambang.


Sesampai di Kalibiru, kita tidak langsung ditempatkan pada lokasi wisatanya, tetapi cuma tempat parkir kendaraan dan sebuah jalan naik yang lumayan panjang bila disaksikan dari bawah. Saat masih di parkir, saya bisa rasakan sejuknya udara disekitaran Kalibiru. Betul-betul berasa nyaman dan bersih. Sesudah melalui jalan naik pada bagian depan, disebelah kanan ada loket tempat pemasaran ticket masuk.


Harga ticket masuknya cukup dapat dijangkau, yakni Rp 8.000/orang untuk dewasa, dan untuk anak-anak Rp 5.000/anak.

Sebentar sesudah beli ticket, kita kembali akan mendapati jalan naik, tetapi ini kali jalan lebih pendek dan di kiri kanan jalan itu ada beberapa warung kecil yang menawarkan cemilan sampai mie rebus. Saya luangkan singgah karena kebenaran semua sarana di Kalibiru belum membuka dan pengunjung disuruh menanti sesaat.


Pintu gerbang tempat rekreasi ini cuma berbentuk batu dengan ukir-pahatan KALIBIRU. Saya dan teman dekatku meneruskan perjalanan melingkari Kalibiru. Sesudah masuk ke sisi dalam taman rekreasi, rupanya umumnya sarananya ialah spot untuk ambil photo pada ketinggian dengan berbagai wujud yang telah di-design oleh management taman rekreasi Kalibiru.


Lokasi ambil photo lumayan banyak dan mempunyai wujud dan view yang berbeda. Disamping itu ada beberapa permainan outbond satu diantaranya flyingfox. Harga permainan ini dibanderol dimulai dari Rp 25.000. Jika kamu punyai cukup nyali, janganlah sampai melewati permainan yang disiapkan, ya.


Saya sendiri lebih berminat untuk ambil gambar pada ketinggian sebagai kenangan jika saya pernah ke Kalibiru. Saya pilih spot paling tinggi dengan view danau tadi ku lalui saat akan ke Kalibiru. Lokasi ini berada di ujung taman rekreasi dan memiliki bentuk tidak begitu unik cuma sebuah lingkaran, tapi saya ditantang untuk berpose di sini dengan argumen tempat ini ialah yang paling tinggi.


Untuk berpose pada tempat ini, kita dikenai ongkos Rp 15.000/orang. Dengan ongkos itu, kita akan dipotret seringkali. Tidak boleh cemas, saat naik ke arah tempat berpose kita akan menggunakan perlengkapan yang ideal supaya tidak jatuh apabila diterpa angin yang cukup kuat, kita dapat berpegangan pada tali pengaman yang dipakai, Seperti di Destinasi Wisata Blitar.


  • Sehabis berpose kita dapat ambil gambarnya di pengurus rekreasi yang berada tidak jauh dari tempat photo.

  • Semua photo yang diberi cuma memiliki sifat soft file atau mungkin tidak diciptakan. Satu photo yang ingin kita mengambil dipandang Rp 5.000 dan langsung dicopy ke telephone genggam-mu.

  • Karena kupikir ambil photo dari spot mana saja akan sama juga, kami memilih tidak berpose di lokasi lain.

  • Ambil photo jadi aktivitas paling akhir ku di KaliBiru. Seterusnya saya pulang ke Kaliurang dengan awalnya singgah ke warung sate klathak Pak Pong yang paling populer.

  • Ingat perjalanan ini, saya tiba-tiba kangen. Walau cuma berpose tetapi tempat ini memberi kenyamanan karena pada akhirnya saya dapat istirahat sesaat dari hingar-bingar Kota Jakarta. Disamping itu teman dekat yang temani jadi harga yang tidak ternilai ingat jarak dan aktivitas kita telah berlainan. Ya, Yogyakarta memang spesial.


H
HendyCarlson

HendyCarlson

More actions